Entri Populer

Kamis, 04 Juni 2009

My poetry

Di Batas Tapal
Jika melaju pada batas tapal
Tangan kerap menggenggam erat
Sisi bibir kapal kekhawatiran
lalu hati teriakan setiap gundah
buncahkan semua rasa
pada setiap pohon kemarahan
acungkan panji-panji kesepian
pada bambu-bambu harapan
karena hati yang membiru
kembali mengenangmu ibu
(for something i think)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar