Di Batas Tapal
Tangan kerap menggenggam erat
Sisi bibir kapal kekhawatiran
lalu hati teriakan setiap gundah
buncahkan semua rasa
pada setiap pohon kemarahan
acungkan panji-panji kesepian
pada bambu-bambu harapan
karena hati yang membiru
kembali mengenangmu ibu
(for something i think)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar