IBU
kilasan waktu memagut
berdiri pada kanal tertinggi
menguak kisi-kisi mega bertaut
tiada henti tentangmu pertiwi
dulu engkau adalah lautan biru menggebu
di dalamnya terkandung beragam budaya dan harta
ada milikku satu di sana
lalu semuanya melebur dalam gempita janji untuk negeri
dulu bila kupandang saujana
maka terbersit betapa kaya dirimu
dalam kalungan mutiara satwa
dilimpahi rasa patriotisme yang menggebu
sebelum semuanya kelu
sekarang menatapmu
tak ubahnya seperti ibu yang kuyu
menahan pilu memendam geram
terkeram dalam emosi kasih tiada batas
sekarang memandangmu
seperti menapaki setiap jejak-jejak wajah ibu
setiap goretan di negerimu adalah keluhan
kebisuanmu telah membungkam alam
kediamanmu kerap menutup jalan
bahkan jalan untuk membangunkanmu
Ibu...
(10 Oktober 2010, Amoruli)
Entri Populer
-
How to Train Your Dragon How to Train Your Dragon adalah novel karya Cressida Cowell yang sudah di angkat ke layar lebar. Hal yang menarik d...
-
Pernah satu kali sekoper mata tertutup dalam kuali dihimpit mega-mega sudut pandang dalam wawasan sempit si anak malang Lalu anak menga...
-
IBU kilasan waktu memagut berdiri pada kanal tertinggi menguak kisi-kisi mega bertaut tiada henti tentangmu pertiwi dulu engkau adalah lauta...
-
HUT ke-65 RI tinggal beberapa hari lagi. Di beberapa tempat terlihat orang-orang dihinggapi demam HUT RI. Perayaan kemerdekaan RI telah menj...
-
Sudah diketok palu Di antara ragu Deretan mimpi berpacu terpaku aku tergugu lalu ragu Di mana mimpi pernah diukir di atas lautan asa ...
-
kosong semuanya kembali ke nol... seperti berada pada oase semu jemu tak nemu di padang pasir ini mengharapkan musim semi nisbi muskhil tak ...
-
Tentang mu Kadang aku membayangkan dirimu Berdiri di sana menungguku memandangku dengan iba merentangkan tangan dalam kekhilafanku Suara lir...
-
Di Batas Tapal Jika melaju pada batas tapal Tangan kerap menggenggam erat Sisi bibir kapal kekhawatiran lalu hati teriakan setiap gundah b...
-
Getar semangat itu menggeletar meski pelum pada kerutan kening aku pikirkan ibu aku pikirkan perut aku pikirkan geram tapi tak terbesit pert...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar